Pages

Minggu, 11 Desember 2011

2 Cara Mendapatkan Uang dari Blog


dari kompasiana.com
1318996002338941671
BLOG tak hanya bisa dijadikan wahana curhat atau berbagi ide dan gagasan. Blog juga bisa dijadikan ‘tambang emas’ untuk meraup rupiah atau dolar.
Secara umum, ada dua cara mendapatkan uang dari blog, yakni cara langsung dan tak langsung. Cara langsung adalah Anda mendapatkan uang melalui atau dari blog. Cara tak langsung Anda mendapat uang karena aktivitas ngeblog.
1. Cara langsung
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan uang langsung dari blog. Beberapa yang sudah terbukti dan kerap digunakan blogger Indonesia adalah:
a. Menjual produk milik sendiri
Dengan cara ini Anda menjadikan blog sebagai toko online dan menjual produk milik sendiri. Produk yang dijual bisa yang nyata (buku, kaos, cenderamata, kue dsb) atau produk digital (ebook, video, program komputer dsb).
b. Menulis review
Anda menulis review tentang produk atau layanan tertentu, dan mendapatkan imbalan. Untuk bisa menulis review Anda sebaiknya bergabung dengan situs tertentu yang bisa memberikan order. Ada beberapa situs luar dan dalam negeri yang bisa dijadikan pilihan. Untuk dalam negeri harga sebuah review berkisar pada 500 ribu hingga jutaan rupiah. Lumayan untuk sebuah tulisan.
c. Memasang iklan
Ini termasuk cara termudah untuk mendapatkan uang. Anda hanya perlu memasang iklan di blog, dan jika pengunjung mengklik iklan yang dipasang Anda akan mendapatkan uang. Layanan yang paling terkenal adalah Google Adsense. Di Indonesia ada juga beberapa layanan serupa dengan harga sekali klik yang bervariasi.
d. Jadi makelar
Anda juga bisa mendapatkan uang dengan menjadi makelar atau calo. Jadi Anda merekomendasikan produk atau layanan tertentu, dan jika ada pembaca yang membeli produk yang direkomendasikan, Anda akan mendapatkan komisi.
Untuk produk nyata, Anda bisa menjadi calo dengan menjajakan produk yang dijual di amazon.com. Besarnya komisi untuk setiap transaksi di Amazon adalah 4 hingga 14 %.
Untul produk digital, Anda bisa menjajakan produk dengan bergabung pada clickbank.com. Besarnya komisi berkisar pada 50 hingga 75%. Jadi jika Anda menjual sebuah produk digital seharga $45 dengan komisi 75%, Anda akan mendapatkan uang sebesar $33,75. Itu hanya untuk 1 transaksi! Bayangkan jika Anda menjual 5 produk per hari (ayo, dibayangkan dong. Jangan diam aja, hehehehe).
Menjadi makelar dengan mempromosikan produk milik pihak lain (istilah kerennya affiliate marketing) disebut-sebut sebagai salah satu cara untuk menjadi kaya melalui blog.
e. Mengikuti kontes
Anda bisa mendapatkan uang jika mengikuti kontes dan menjadi pemenang. Umumnya kontes tidak memberikan hadiah uang tunai. Jadi jika menang dan ingin dapat uang hadiahnya bisa dijual, hehehehe.
Di kompasiana Anda tidak bisa menjual atau merekomendasikan produk melalui tulisan (jika nekat membuat tulisannya akan dihapus oleh admin). Namun Anda bisa mengikuti kontes yang rutin digelar. Saya beruntung bisa mendapatkan sebuah ponsel cantik karena menjadi pemenang blogshoptips edisi Juni (program kontes ini rupanya sudah game over ya?). Di platform blog lain saya juga pernah mendapat sebuah Blackberry karena menang kontes. Ya lumayanlah untuk aktivitas iseng-iseng.
2. Cara tak langsung
Anda bisa mendapatkan uang secara tak langsung karena aktivitas ngeblog. Beberapa ‘sumber uang’ antara lain:
a. Menulis buku
Anda bisa menulis buku terkait aktivitas ngeblog. Ada dua cara. Pertama Anda memilih tulisan terbaik yang dibuat di blog dan dijadikan buku. Kedua, Anda menulis hal-hal yang terkait, baik langsung maupun tak langsung, dengan aktivitas ngeblog. Buku bisa diterbitkan sendiri (self publishing) atau menyerahkan ke penerbit terkemuka.
Gramedia pernah menerbitkan serial buku terkait SBY yang dibuat kompasianer (yang wartawan Kompas) Wisnu Nugroho. Semua naskah adalah hasil tulisan kompasianer tersebut ketika bertugas meliput aktivitas presiden.
Bersama seorang teman saya pernah menerbitkan buku yang diambil dari blog rumahkayu. Dengan penerbit Elex Media Komputindo saya sudah menulis beberapa buku terkait aktivitas ngeblog dan internet, dan sekarang sedang menggarap ’99 Jurus Mabuk Ngeblog’ dan ‘Mengoptimalkan Blog dan Social Media untuk Small Business’. Uang yang didapatkan dari penulisan buku memang tidak besar, tapi lumayanlah untuk nambah-nambah ;).
b. Pembicara seminar
Jika sudah dikenal sebagai blogger, terutama untuk bidang tertentu, Anda bisa menjadi narasumber di sejumlah seminar, workshop dan sejenisnya. Tentu Anda bisa mendapatkan uang dari kegiatan itu.
c. Jadi narasumber media massa
Anda juga bisa menjadi narasumber untuk media massa, baik lokal maupun nasional,  media cetak atau elektronik. Tentu, sama seperti pembicara seminar, Anda hanya bisa menjadi narasumber jika dianggap kredibel. Kredibilitas hanya muncul jika Anda sudah ngeblog untuk jangka waktu yang lumayan lama dan konsisten membahas bidang tertentu. Memang umumnya media massa tidak membayar seseorang yang dijadikan narasumber. Tapi jika Anda rutin muncul sebagai sumber berita, itu sangat positif untuk pencitraan. ‘Nilai tawar’ untuk menjadi pembicara juga menjadi semakin besar.
d. Juri kontes
Jika sudah dikenal sebagai blogger, Anda bisa diundang menjadi juri kontes ngeblog. Jika penyelenggara kontes ngeblog itu swasta atau instansi  tertentu, Anda bisa mendapatkan uang. (Saya belum pernah menjadi juri kontes atau  narasumber media massa. Jadi apa yang saya paparkan hanya berdasarkan pengamatan, hehehe).
***
Jika metode langsung umumnya tidak bisa diaplikasikan di kompasiana, maka metode tak langsung bisa. Tapi tentu saja pilihan ada di tangan Anda. Banyak blogger (atau kompasianer) yang menulis semata untuk bersenang-senang dan berbagi gagasan, dan sama sekali tidak memikirkan soal uang. Itu gak masalah. Namun jika kapan-kapan Anda ingin menambah recehan dari blog, setidaknya Anda sudah tahu caranya.
Salam,

Sabtu, 10 Desember 2011

5 Tips Sukses Berbisnis di Rumah


Teknologi komunikasi memberi pilihan untuk melakukan pekerjaan yang dapat dikerjakan di rumah. Bagi wanita, selain lebih praktis, pelaku bisnis di rumah juga dapat mengurus keluarga, khususnya anak yang masih kecil. Namun sebelum terjun langsung pada bisnis yang dikelola di rumah, ada baiknya memperhatikan peluang mencipta bisnis. Simak beberapa hal mengenai peluang kerja di rumah :

1. Jangan mudah tertipu iklan bekerja di rumah

Anda pasti sering kali melihat iklan di internet terkait pekerjaan yang mengandalkan jaringan internet di rumah Anda.

Biasanya, iklan tersebut berbunyi, "Saya seorang ibu berpenghasilan jutaan rupiah per bulan, Anda pun bisa seperti saya".

Anda harus waspada terhadap skema tersebut, apalagi jika mengharuskan Anda menginvestasikan sejumlah uang. Kemungkinan besar, iklan tersebut hanya modus penipuan.

2. Definisikan "waktu ibu" dan "waktu berbisnis".

Menyeimbangkan antara waktu bekerja dan mengurus rumah tangga merupakan hal yang mengagumkan bagi banyak ibu.

Namun, Anda harus realistis. Bedakan waktu berbisnis dan mengurusi anak dan rumah tangga. Bantuan orangtua atau jasa pengasuhan anak dapat membantu saat Anda bekerja.

Anda juga memerlukan ruangan kerja khusus di rumah, agar tidak terganggu dari tugas-tugas rumah tangga Anda.

3. Pilih bisnis sesuai modal

Salah satu alasan sebuah permulaan bisnis gagal adalah tidak memiliki cukup modal. Coba realistis terkait modal yang Anda miliki. Jangan mencoba untuk mengembangkan usaha dengan modal yang lebih besar dari yang Anda miliki.

Bisnis jasa kecil-kecilan, seperti menulis lepas atau konsultasi, adalah kesempatan ideal karena tidak memerlukan modal besar. Jika Anda tidak memiliki cukup modal untuk mendukung bisnis Anda minimal selama enam bulan sampai satu tahun, Anda harus mempertimbangkan pilihan bisnis lain.

4. Legalitas bisnis

Mungkin Anda menganggap ini adalah bisnis sampingan, tapi jangan mengabaikan aspek hukum bisnisnya. Banyak pemilik usaha kecil yang tidak mendaftarkan bisnis mereka pada pemerintah agar terbebas dari kewajiban membayar pajak. Namun, Anda tetap harus memastikan legalitas bisnis Anda.

5. Rayakan tiap keberhasilan

Sebagai seorang pengusaha, perjalanan bisnis Anda adalah hal yang menarik dan penuh tantangan. Sepanjang jalan bisnis Anda, jangan lupa untuk mengakui prestasi yang dibuat, walaupun kecil. Lihat ke belakang, dan tetaplah terinspirasi untuk terus memotivasi diri mengembangkan bisnis Anda. (kosmo.vivanews.com)

Senin, 05 Desember 2011

Travelling To Pekanbaru Riau



Day of Ashura (عاشوراء)

Day of Ashura (عاشوراء) is the 10th day of the month of Muharram in the Islamic calendar. While own Ashura means tenth.

Day became famous because for the majority Shiites and Sufis is the martyrdom day of mourning for Husayn ibn Ali, grandson of the Prophet of Islam Muhammad at the Battle of Karbala in 61 AH (680). However, Sunnis believe that Prophet Moses fasted on this day to express their joy in God because the Jews are freed from Fira'un (Exodus). According to Sunni tradition, Muhammad fasted on the day and asking people to fast anyway.